Langsung ke konten utama

Kho Ping Hoo - BKS#12 - Kisah Para Pendekar Pulau Es

Kho Ping Hoo - BKS#12 - Kisah Para Pendekar Pulau Es
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1Kisah Para Pendekar Pulau Es

Seri : Bu Kek Siansu #12

Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo

Kaisar Kian Liong atau Chien Lung merupakan kaisar Kerajaan Ceng-tiauw (Mancu) yang paling terkenal dan paling besar sepanjang sejarah Bangsa Mancu, semenjak bangsa yang tadinya dianggap bangsa liar di utara itu menguasai Tiongkok mulai tahun 1644. Kaisar Kian Liong adalah seorang kaisar yang telah terkenal semenjak dia masih menjadi pangeran, dihormati dan dikagumi oleh rakyat dari semua lapisan, bahkan dicinta oleh para pendekar karena pangeran itu memang berjiwa gagah perkasa, mencinta rakyat jelata, adil dan bijaksana. Oleh karena itu, setelah dia diangkat menjadi kaisar dalam tahun 1735, pada waktu itu dia baru berusia sembilan belas tahun, boleh dibilang seluruh rakyat mendukungnya. Biarpun dia juga seorang Bangsa Mancu, namun cara hidupnya, sikapnya dan jalan pikirannya adalah seorang Han tulen.

Baru saja dia memerintah selama lima tahun, sudah nampak kemajuan-kemajuan pesat dalam pemerintahannya. Pemberontakan-pemberontakan rakyat padam dan kehidupan rakyat mulai m
... baca selengkapnya di Kho Ping Hoo - BKS#12 - Kisah Para Pendekar Pulau Es Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mike He | Profil dan Biodata Lengkap Mike He

Mike He | Profil dan Biodata Lengkap Mike He  - Awal karir Mike He atau yang biasa dipanggil dengan Jun Xiang dimulai dengan sebuah serial drama Taiwan yang dibintanginya. Ketampanan dan senyumnya yang menawan semakin mencuri perhatian publik. Mike He juga membintangi beberapa iklan dan juga merupakan model majalah yang membuatnya semakin populer. Salah satu iklan yang sukses dbintanginya adalah iklan untuk sebuah perusahaan pakaian, iklan ini mendapat banyak apresiasi dari media.  Foto Mike He Mike He tergabung dalam MV bersama Ariel Lin dan Rainie Yang, namun dunia tarik suara tidak menjadi prioritas bagi Mike. Tahun 2003/2004 merupakan pertama kali Mike He membintangi mini seri "Seventh Grade". Di film ini Mike mendapat peran utama dan beradu akting dengan Ariel Lin. Pada Tahun 2004 mereka dipertemukan kembali dalam drama "Love Contract". Salah satu film  Mike He  yang paling sukses di pasaran adalah drama "Devil beside You" yang dibintanginya...

Cara Membuat Logo BlackBerry dengan CorelDraw

Siapa yang tak kenal dengan ponsel BlackBerry atau BB. Ponsel pintar yang satu ini dimiliki oleh jutaan pengguna di seluruh Indonesia, bahkan dunia. Jika dilihat-lihat, ponsel keluaran Kanada ini mempunyai logo yang khas, yaitu berbentuk setengah lingkaran putih berjumlah 7 buah yang di-cover oleh balutan background hitam yang membuat nuansa logo tersebut menjadi elegan. Saya pun sempat mencoba untuk menjajal kemampuan saya untuk membuat desain logo tersebut dengan CorelDraw, dan ternyata saya pun bisa membuatnya, walaupun ada perbedaan sedikit di backgroundnya. Langkah-langkahnya sebagai berikut: Buka aplikasi CorelDraw, tekan CTRL+N untuk membuka lembar kerja baru. Lalu kita buat backgroundnya terlebih dahulu dengan memilih Ellipse Tool (F7). Drag pointer bersamaan dengan menekan CTRL pada keyboard (ditahan sampai klik kiri mouse dilepas) Warnai objek tersebut dengan warna hitam Tambah objek lingkaran tadi dengan yang lebih pipih di bagian bawah objek lingkaran...

MENERBITKAN BUKU SENDIRI, MENGAPA TIDAK?

01 November 2007 – 21:16 (Her Suharyanto)   Diposting oleh: Editor (Rate: 0 / 0 votes) “Yang paling menyebalkan di seluruh dunia ini adalah penerbit.” Saya tertawa ngakak membaca kalimat jenaka ini. Saya tertawa ngakak karena di tengah novelnya yang mengalir tiba-tiba saja Andrea Hirata melemparkan metafora tersebut, secara tak terduga. Pasti penulis muda yang saya kagumi ini punya pengalaman menyebalkan dengan penerbit. Saya tidak tahu apa pengalaman itu, tetapi saya mencoba menduga-duga: jangan-jangan dia harus berurusan dengan editor bawel, orang marketing yang sok tahu, atau terkejut-kejut membaca draf kontrak yang menyebut royalti 8% atau 9%, dan itu pun masih ditambahi dengan komentar super sadis, “Anda kan penulis pemula… Kami belum tahu buku Anda laku atau tidak.” Mungkin itu sebabnya banyak penulis yang tidak mau repot berurusan dengan penerbit, dan memilih menerbitkan buku sendiri. Ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Di banyak negara praktik self-publishing ...